Modal Paling Menguntungkan di Kontan Investasi

Ketahui Jenis Penanaman Modal Paling Menguntungkan di Kontan Investasi

Ketahui Jenis Penanaman Modal Paling Menguntungkan di Kontan Investasi – Memupuk kekayaan dengan cara investasi menjadi salah tren yang populer di tengah pandemi Covid-19. Dulu, minat masyarakat terhadap investasi sangat rendah.

Hal ini dikarenakan mereka beranggapan bahwa yang bisa melakukan investasi hanya orang-orang kaya saja. Namun saat ini, pertumbuhan investasi di Indonesia mengalami peningkatan seiring dengan paradigma yang terus bergeser. Sehingga, investasi kian terjangkau oleh masyarakat dengan penghasilan menengah ke bawah.

Berdasarkan Jangka Waktu

Jika Anda memiliki keinginan untuk menjadi investor, hal pertama yang harus dilakukan sebelumnya adalah mengetahui variasi investasi yang ada di Indonesia. Dilihat dari jangka waktunya, investasi ini dibedakan menjadi 2 kategori, yaitu:

~ Investasi jangka pendek : Penanaman modal dengan periode yang cukup pendek. Hasil return investasi jangka pendek bisa dilihat setelah 3 hingga 12 bulan.

~ Investasi jangka panjang : Penanaman modal dengan periode yang hasil return baru bisa dilihat setelah bertahun-tahun.

Berdasarkan Jenis

Dari dua kategori yang telah diuraikan sebelumnya yaitu investasi jangka panjang dan jangka pendek. Masing-masing kategori investasi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Sedangkan berdasarkan jenisnya, investasi terbagi lagi menjadi beberapa bagian yang juga punya kekurangan dan kelebihan. Untuk mengetahui apa saja jenis penanaman modal yang populer dan paling menguntungkan, simak informasi dari Kontan Investasi berikut ini:

Saham

Investasi pertama yang mampu membuat banyak orang tertarik untuk menjadi investor adalah saham. Ini merupakan bukti kepemilikan dari suatu perusahaan. Jadi, ketika Anda membeli saham, sama artinya dengan Anda membeli sebagian dari kepemilikan perusahaan tersebut.

Semakin banyak Anda membeli saham, maka semakin besar pula persentase bukti kepemilikan perusahaan yang didapatkan. Return dari investasi saham ini berasal dari pertumbuhan nilai saham dan dividen. Sayangnya, investasi saham ini memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi.

Selain itu, tidak semua perusahaan yang mau membagikan laba perusahaan kepada para investor (dividen). Perusahaan lebih cenderung memanfaatkan laba tersebut untuk mengembangkan bisnisnya.

Deposito

Jenis investasi kedua yang telah dikenal oleh masyarakat adalah deposito. Pada prinsipnya, bentuk investasi yang satu ini mirip dengan tabungan namun dengan jangka waktu dan tingkat suku bunga yang berbeda.

Investasi deposito ini sering dipilih oleh investor pemula karena dianggap memiliki risiko yang cukup rendah. Kelemahan dari investasi jenis ini adalah adanya tenor yang mengikat. Jadi, Anda tidak akan bisa mengambil atau memanfaatkannya sebelum jatuh tempo.

Emas

Jenis investasi berikutnya yang disarankan Kontan Investasi adalah dalam bentuk logam mulia emas. Risiko dari investasi ini emas cukup rendah seperti halnya dengan deposito. Bahkan, nilainya cenderung stabil dan kian meningkat dari waktu ke waktu.

Jika memilih akan melakukan investasi emas, sebaiknya pilihlah emas batangan. Sebab, pada emas batangan nilai yang dihitung murni berdasarkan beratnya. Berbeda dengan perhiasan yang memiliki perhitungan tersendiri baik saat akan membeli maupun menjualnya.

Properti

Sudah bukan rahasia lagi jika investasi properti merupakan penanaman modal berupa benda fisik dengan risiko yang cukup rendah. Nilai dari properti ini bisa dipastikan akan mengalami peningkatan tanpa ada banyak fluktuasi.

Cara paling sederhana dalam melakukan investasi properti ini adalah dengan membeli tanah dan membangun properti. Kemudian, Anda bisa menjual properti milik Anda dengan harga yang cukup tinggi. Cara kedua adalah dengan menyewakan properti miliki Anda kepada orang lain untuk mendapatkan pemasukan.

Kerusakan bangunan menjadi salah satu risiko yang harus dipikirkan. Ini dikarenakan setiap properti pasti bisa rusak oleh waktu. Jadi, Anda harus merawatnya dengan baik agar nilai investasinya tetap terjaga. Biaya perawatan ini juga harus Anda pertimbangkan saat akan menjual aset berupa properti.

Reksadana

Jenis investasi yang populer berikutnya ini merupakan kumpulan dari beberapa investor untuk kemudian diinvestasikan ke beberapa jenis investasi yang ada di pasar modal. Jenis investasi ini dikenal dengan istilah reksadana yang terbagi lagi menjadi 5 bagian. Yaitu, reksadana pendapatan tetap, reksadana pasar uang, reksadana saham, reksadana index, dan reksadana campuran.

Melalui Kontan Investasi, Anda akan menemukan jenis investasi yang paling populer dan menjanjikan keuntungan. Dari kelima jenis investasi tersebut mulai dari saham, deposito, emas, properti, dan reksadana. Pilihlah yang sesuai dengan kemampuan dan dinilai paling aman bagi Anda.