Sistem Online Trading

Kenali Sistem Online Trading Ke Trade Pro dari MKES

Mengenal system online trading ke trade pro dari mkes – PT Maybank Kim Eng Sekuritas (MKES) pun meluncurkan sebuah system online trading berbasis syariah yang disebut dengan KeTrade Pro Syariah. Produk ini pun telah mendapatkan sertifikat syariah dari dewan Syari’ah Nasional MUI untuk per tanggal 27 Mei 2019 lalu.

Indriastuti Widi Utami selaku direktur MKES mengatakan bahwa KeTrade Pro Syariah ini merupakan salah satu solusi yang ditawarkan untuk para investor yang memang ingin melakukan beragam transaksi saham tanpa perlu ada rasa khawatir akan menyalahi prinsip syariah itu sendiri.

Indriastuti sendiri melihat akan antusiasme dari masyarakat yang ingin berinvestasi di pasar saham Bursa Efek Indonesia (BEI) pun cukup tinggi. Selain itu, Indriastuti juga berharap bahwa produk baru ini akan jauh lebih meningkatkan partisiapasi investornya, serta dapat meningkatkan keseluruhan dari aktivitas perdagangan yang ada di Bursa Efek Indonesia.

Kedepannya, Ke Trade Pro dari PT Mybank Kim Eng Sekuritas (MKES) ini juga akan berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia. Dan secara aktif akan memberikan edukasi mengenai investasi pasar model berbasis syariah.

Keunggulan Ke Trade Pro

Yulius Kurniawan selalu head of online trading and client engagement MKES pun mengatakan bahwa KeTrade Pro Syariah ini memiliki beberapa keunggulan, diantaranya adalah telah memnuhi prinsip amanah Syariah, memiliki tampilan yang mudah digunakan, serta dapat menyajikan data pasar secara real-time.

Produk ini juga dilengkapi denga fitur jual beli secara otomatis yang disebut dengan smart order. KeTreade Pro ini juga menyediakan rekomendasi saham dari tim riset MKES, yang kemudian dikemas secara lebih fleksibel dalam fitur market insight.

Dengan adanya Ke Trade Pro Syariah ini, maka pihak PT Maybank Kim Eng Sekuritas pun merasa lebih optimis untuk mendapatkan seribu nasabah online baru serta menargetkan agar bisa meningkatkan transaksi harian ritel sebesar 10 persen dari total transaksi yang terjadi hingga akhir tahun 2020 lalu.

Saat ini, total dari investor MKES yang ada, baik dari online maupun offlune sudah berjumlah 14 ribu. Sementara itu, di tahun 2020 mendatang, perusahaan pun akan menargetkan penambahan hingga 4 ribu nasabah baru. Dengan adanya produk baru ini, maka sangat diharapkan untuk adanya peningkatan jumlah investor di MKES agar bisa mencapai 10 persen.

Selain meluncurkan produk terbaru dari Ke Trade Pro Syariah ini, pihak MKES juga terus melakukan sejumlah pengembangan untuk menarik para investor Syariah. Salah satunya adalah dengan adanya tabungan saham syariah yang bisa Anda gunakan untuk mempersiapkan ibadah umrah dan haji.

MKES sendiri merupakan anggota bursa ke 15 yang sudah terdaftar sebelumnya memiliki system online trading system. Bursa Efek Indonesia sendiri terus memperbaiki ekosistem termasuk dengan menambah anggota bursa yang menyediakan layanan secara menyeluruh dengan berbasis prinsip syariah atau AB – SOTS.

Bursa Efek Indonesia mencatat bahwa mayoritas saham yang tercatat di bursa sudah dinyatakan dapat memenuhi prinsip syariahnya. Porsinya pun kurang lebih bisa sampai 400 efek saham syariah dari total 634 emiten. Sementara itu, dari sisi kapitalisasi pasarnya sendiri, untuk pasar modal syariahnya bahkan sudah menyentuh di angka 3790 triliun atau sebesar 53 persen.

Irwan Abdalloh selaku Kepala Pasar Modal Syariah (BEI) nya sendiri mengungkapkan bahwa memang pasar modal syariahnya mengalami pertumbuhan yang cukup pesat, bahkan dalam beberapa tahun terakhir.

Meskipun memang porsi dari investor syariah ini masih terbilang kecil, namun pertumbuhannya jauh lebih besar jika dibandingkan dengan pertumbuhan dari investor secara keseluruhan. Jika dilihat dari sisi investornya, jumlahnya sendiri sudah mencapai 61130 investor.

Jumlah ini sebenarnya sudah bertumbuh sebesar 37 persen jika dibandingkan dengan jumlah investor syariah pada akhir tahun 2018 lalu. Sementara itu, di sisi pangsa pasarnya, investor syariah baru bisa mencapai 5,7 persen dari total investor pasar modal yang ada.

Selain itu, dari sisi instrumennya sendiri, pasar modal syariah ini sudah terlindungi dengan adanya paying hokum yang berlaku. Salah satunya adalah dengan penerbitan Efek Beragun Aser atau yang sering disebut dengan EBA Syariah.

Dan inilah penjelasan singkat mengenai ke Trade Pro dari MKES. Semoga penjelasan ini membantu dan bermanfaat untuk Anda.